Halaman

Jumat, 22 Oktober 2010

Baterai Li-Ion dan Li-Po

Lithium-Polymer (Li-Po) merupakan pengembangan dari Lithium-Ion (Li-Ion).
Perbedaannya ada pada elektrolit (penghantar listrik) yang ada di dalamnya.
Li-Po menggunakan elektrolit polimer yang padat, sedangkan Li-Ion menggunakan pelarut organik yang memiliki resiko terbakar lebih tinggi.



Li-Po juga memiliki kecepatan penghantaran arus listrik yang lebih baik dibanding Li-Ion.
Kecepatan ini mempengaruhi juga kecepatan saat menggunakan feature-feature yang ada di ponsel.
Lebih kuat mana Li-Po dibandingkan Li-Ion, semua tergantung dari pola pemakaian.
Kalau pola pemakaian sama, dan beda kapasitas baterainya tidak banyak, Li-Po sedikit lebih kuat.